Jurgen Klopp mengungkapkan mengapa Liverpool tidak punya pilihan

Jurgen Klopp mengungkapkan mengapa Liverpool tidak punya pilihan selain menjual Philippe Coutinho ke Barcelona

Liverpool mempertahankan seluruh proses keinginan mereka untuk menjaga Coutinho di klub tetapi pada akhirnya Klopp mengakui tidak ada yang bisa mereka lakukan

Jurgen Klopp telah mengungkapkan Liverpool melakukan segala yang mereka bisa untuk menjaga Philippe Coutinho tetapi pada akhirnya pemain Brasil itu “putus asa” untuk berangkat ke Barcelona.

Gelandang itu akhirnya menyelesaikan langkahnya yang sudah lama ditunggu-tunggu dari Anfield ke Nou Camp pada Sabtu malam dalam kesepakatan yang bisa meningkat hingga £ 142m, membuatnya menjadi pemain termahal ketiga dalam sejarah.

Liverpool mempertahankan seluruh proses keinginan mereka untuk menjaga Coutinho di klub tetapi pada akhirnya Klopp mengakui tidak ada yang bisa mereka lakukan.

Hal ini dengan sangat enggan bahwa kami – sebagai sebuah tim dan klub – bersiap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada seorang teman baik,orang yang luar biasa dan pemain fantastis di Philippe Coutinho,katanya kepada situs resmi klub. “Bukan rahasia bahwa Philippe menginginkan langkah ini terjadi sejak Juli,ketika Barcelona pertama kali membuat minat mereka diketahui.

Philippe berkeras dengan saya, para pemilik dan bahkan rekan satu timnya ini adalah sebuah langkah yang sangat ingin dia wujudkan. Meskipun begitu, kami berhasil menjaga pemain di sini di luar jendela musim panas, berharap kami dapat membujuknya untuk tetap tinggal dan menjadi bagian dari apa yang kami inginkan.

Saya dapat mengatakan kepada pendukung Liverpool bahwa kami, sebagai klub, telah melakukan segalanya dalam kemampuan kami untuk meyakinkan Philippe bahwa sisa bagian dari Liverpool sama menariknya dengan pindah ke Spanyol, tetapi dia 100 persen yakin masa depannya – dan bahwa keluarga – termasuk di Barcelona.

Ini adalah mimpinya dan saya sekarang yakin tidak ada yang tersisa bagi kami untuk mengubah pikirannya. Philippe telah memberikan kontribusi fantastis untuk klub ini selama lima tahun masa kerjanya dan sama kecewanya dengan kami bahwa dia tidak ingin Memperluas itu, hubungan yang kami miliki untuknya berarti, dengan hati yang berat, kami mendoakannya dengan baik.

Monaco Thomas Lemar adalah pilihan pertama klub untuk menggantikan Coutinho. Juara Ligue 1 telah membuktikan negosiator tangguh dan telah menolak tawaran akhir dari Anfield di musim panas yang diyakini datang sekitar £ 75 juta, sehingga bisa mengambil sekitar £ 100 juta dari biaya Coutinho untuk menandatangani Lemar. Jika mereka tidak bisa mendorongnya, mereka akan pindah ke Leicester Riyad Mahrez.

Liga 1 U-19 2018 Babak 8 Besar: Beckham Hattrick, Persib Bantai Persija

Magelang – Pertandingan sepak bola usia muda Liga 1 U-19 2018 babak 8 besar membuat Persib mampu bantai Persija dengan skor 4-0. Lebih hebat lagi adalah Beckham Putra Nugraha cetak hattrick (trigol).

Pertandingan Persija U-19 vs Persib U-19 berlangsung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (07/11/18), pukul 15.00 WIB.

Pertandingan kedua klub pada awal hingga pertengahan babak pertama begitu sengit. Akan tetapi Persib U-19 mampu membuat gol menjelang akhir babak pertama.

Adalah Beckham yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-43. Sehingga untuk sementara waktu Persib U-19 unggul.

Di babak kedua permainan Persib U-19 tetap mendominasi. Bahkan pada menit ke-75, Bechkam kembali menggandakan keunggulan sekaligus mencetak brace (dwigol).

Lebih parah lagi Beckham berhasil membuat Persija U-19 tersungkur lesu usai mencetak gol ketiga. Gol tersebut bahkan sangat spektakuler.

Terakhir gol Persib U-19 datang lewat Ilham Qalba. Gol tersebut terjadi di masa-masa injury time dan membuat Persib U-19 menang 4-0 atas Persija U-19.

Tak Disiplin, Alasan Pogba Tak Dipercaya Sir Alex

Sir Alex Ferguson punya alasan kuat mengesampingkan Paul Pogba dan tak memberinya banyak kesempatan di tim utama. Sang gelandang dinilai tak disiplin.

Demikian diungkapkan mantan gelandang Manchester United, Darren Fletcher, saat tampil di Monday Night Football. Fletcher tahu betul tentang itu karena dia sempat menjadi wakil kapten The Red Devils dan pernah juga menjadi pelatih di tim reserve MU.

Saya pernah menjalani periode menjadi pelatih tim reserve (MU) di mana di dalamnya ada Paul Pogba, Jesse Lingard, Ravel Morrison – banyak pemain bertalenta,” ucap Fletcher.

Kami memainkan (Pogba) jauh di depan, di area penyerangan dan kami merasa dia tipe pemain yang bisa melakukannya, memberi kami kemenangan. Sebuah kombinasi dari fakta bahwa dia sedikit tidak disiplin di tengah lapangan ketimbang (mainkannya) sebagai gelandang tengah.lanjut Fletcher.

Di tahun 2012 Pogba meninggalkan MU dan pergi Juventus dengan cuma-cuma. Empat tahun berselang dia kembali ke Old Trafford dengan rekor pemain termahal dunia.

Pogba jadi pemain penting saat berseragam Juventus.Tapi menurut Fletcher, ketika masih di MU dia sama sekali tak menunjukkan ambisi. Level kedisiplinan Pogba malah membuatnya tak pantas untuk sekadar masuk tim reserve.

Pada suatu ketika semua pemain mengalami cedera, semua pemain gelandang – Ji-sung Park, Phil Jones dan Rafael sudah dimainkan sebagai gelandang, dan Paul Pogba ada di bench

Saya pikir saat itu kami berpikir dia (bahkan) tak cukup disiplin untuk tim reserve, jadi untuk lompat masuk ke tim utama pada sebuah pertandingan penting – orang-orang tahu alasannya (Pogba akhirnya tak dimainkan di utama).tuntas ke terang Fletcher lagi..